![]() |
| Hujan Lebat Di Sertai Angin Puting Beliung Memporak-Porandakan Lampung Utara. |
Lampung Utara -- Hujan lebat besertai angin kencang porak-porandakan beberapa bangunan di Kotabumi, Lampung Utara dan sekitarnya, Sabtu, 14 Februari 2026 pukul 16.00 WIB. Mulai dari reklame roboh, atap rumah berterbangan hingga tempat parkir beratapkan rangka baja hancur.
Dari pantauan di lapangan, reklame roboh terjadi tepat dI pinggir Jalan Jendral Sudirman Kotabumi dan ada pohon roboh depan kantor Samsat hingga mengenai kabel listrik dan menutup jalan. Sementara dalam kejadian itu tidak terjadi korban jiwa.
Kemudian beberapa daerah yang terdampak seperti parkiran Rumah Sakit Ryacudu. Lalu kantor Dinas Perdagangan sampai ke belakang Pusiban Agung.
Dari informasi sementara, banyak kendaraan pegawai yang terparkir tertimpa reruntuhan atap seng rangka baja. Sepeda motor, dan ada juga kendaraan dinas roda empat juga ikut terdampak.
Menurut Eko salah satu masyarakat mengatakan, “Kantor Dinas Perdagangan, itu parkirnya ngelipet. Sudah tidak ada bentuk,” ujarnya.
Selain itu, ratusan atap rumah warga banyak mengalami kerusakan. Kerusakan tersebut akibat hembusan angin kencang besertai dengan hujan lebat sampai dengan malam.
Ada juga pohon rubuh yang menimpa kabel sekitar Taman Santap Kotabumi, namun sekarang sudah di evaluasi, lanjutnya.
![]() |
| Hujan Lebat Di Sertai Angin Puting Beliung Memporak-Porandakan Lampung Utara. |
Di tempat terpisah, salah satu warga Gang Dadali 4, lingkungan 06 rt 03, kelurahan tanjung Aman Kotabumi Lampura mrngatakan, hujan yang di sertai angin puting beliung tersebut banyak atap seperti genteng, rangka baja, beserta pohon tumbang. Kejadian tersebut sekira pukul 04,15 sore.
Hujan yang di sertai petir dan angin puting beliung tersebut, pihak pln pun langsung memadamkan aliran listrik karena takut terjadinya konsleting saluran listrik, Lanjutnya.
Karena kejadian tersebut, Warga panik dan tidak ada yang berani keluar rumah. Warga hanya menyelamatkan diri di dalam rumah karena kondisi hujan lebat diwarnai petir dan mati lampu, terangnya.
Sampai dengan berita ini terpublish, belum ada pejabat berwenang dapat memberikan keterangan.
Rep : Tim Investigasi


