KABUPATEN SAMBAS – Panitia Pembentukan Kabupaten Sambas Utara (PP KSU) sukses menyelenggarakan Musyawarah Besar (Mubes) ke-VI pada Senin, 20 Juli 2026. Pertemuan strategis yang dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan pemangku kebijakan ini dilaksanakan di GW Cafe, yang berlokasi di Teluk Kalong, Desa Sungai Serabek, Kecamatan Teluk Keramat.
Melalui proses yang demokratis dan penuh kekeluargaan, seluruh peserta Mubes secara aklamasi menetapkan Misni Safari untuk kembali menahkodai PP KSU periode 2026–2031. Mandat ini menegaskan komitmen kolektif masyarakat dalam mengawal agenda besar pemekaran daerah.
Kehadiran jajaran pimpinan DPRD Kabupaten Sambas memberikan bobot politis dan arahan strategis bagi organisasi. Ketua DPRD Kabupaten Sambas, Haji Abu Bakar, dalam arahannya menyampaikan penekanan yang tegas dan lugas:
"Pemekaran Kabupaten Sambas Utara bukan lagi sekadar wacana, melainkan sebuah agenda yang harus kita wujudkan dengan standar profesionalisme tinggi. Saya tegaskan kepada seluruh jajaran panitia, bekerjalah dengan berbasis data yang objektif dan terukur. Jangan biarkan perjuangan ini terhenti hanya pada tataran retorika. DPRD berdiri tegak bersama masyarakat untuk mengawal setiap tahapan regulasi agar proses ini berjalan mulus secara konstitusional, transparan, dan akuntabel di mata pemerintah pusat," tegas Haji Abu Bakar.
Wakil Ketua DPRD, Lerry Kurniawan Figo, menambahkan pentingnya edukasi publik sebagai pilar legitimasi. "Kami mendorong PP KSU untuk secara konsisten membangun narasi yang edukatif. Masyarakat harus memahami bahwa setiap langkah yang diambil memiliki dasar hukum yang kuat, sehingga dukungan yang lahir adalah dukungan yang cerdas dan konstruktif," ungkap Lerry Kurniawan Figo.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD, Sehan Abdurahman, menekankan pentingnya disiplin manajemen. "Keberhasilan pemekaran ini sangat bergantung pada kecepatan dan ketepatan kita dalam memenuhi administrasi. Profesionalisme dalam koordinasi adalah kunci untuk menembus kebuntuan administratif yang mungkin terjadi," jelas Sehan Abdurahman.
Menanggapi arahan tersebut, Misni Safari menyatakan kesiapannya menjalankan amanah dengan standar kerja yang lebih tinggi. "Terpilihnya saya secara aklamasi adalah refleksi dari soliditas dan satu tekad masyarakat. Pernyataan tegas dari Ketua DPRD menjadi pemantik semangat bagi kami untuk bekerja lebih sistematis. Fokus kami saat ini adalah menyempurnakan seluruh dokumen administratif dengan presisi tinggi," ujar Misni Safari.
Misni Safari menutup dengan komitmen sinergi yang berkelanjutan. "Kami akan membangun alur koordinasi yang intensif dengan DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sambas. Pemekaran ini adalah jalan menuju pemerataan pelayanan publik yang lebih dekat dengan masyarakat. Kami pastikan setiap langkah kita ke depan adalah langkah yang terukur demi mewujudkan Kabupaten Sambas Utara," pungkas Misni Safari.
Hasbi

