LAMPUNG BARAT — Baru satu bulan dua hari mengemban amanah sebagai Kepala UPTD 14 Samsat Liwa Kabupaten Lampung Barat, Agus Triyadi, S.IP., M.M., langsung bergerak melakukan koordinasi dan penguatan pelayanan kepada masyarakat.
Bertempat di Terminal Sekincau, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat terkait keringanan pajak kendaraan sekaligus memperkenalkan dan mengoptimalkan pelayanan Samsat Keliling (Samling) sebagai salah satu bentuk pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Agus Triyadi menegaskan bahwa pelayanan publik, khususnya dalam hal perpajakan kendaraan bermotor, tidak hanya berkaitan dengan penerimaan pajak, tetapi juga bagaimana pemerintah memberikan kemudahan serta edukasi kepada masyarakat agar memahami pentingnya memenuhi kewajiban perpajakan.
Menurutnya, keberadaan Samsat Keliling merupakan langkah strategis untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan waktu maupun jarak untuk mendatangi kantor Samsat.
"Yang terpenting adalah bagaimana pelayanan ini bisa semakin dekat dengan masyarakat. Kami ingin masyarakat mendapatkan informasi yang jelas, pelayanan yang mudah, sekaligus memahami manfaat dari taat membayar pajak kendaraan," ujar Agus.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program keringanan pajak kendaraan yang tersedia sesuai ketentuan, sekaligus meningkatkan kesadaran untuk membayar pajak kendaraan secara tepat waktu.
Agus berharap kesadaran masyarakat dalam membayar pajak dapat terus tumbuh dan menjadi budaya bersama. Menurutnya, kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak merupakan salah satu bentuk partisipasi dalam mendukung pembangunan daerah.
"Kalau masyarakat taat membayar pajak, tentu ini menjadi bagian dari kontribusi kita bersama untuk pembangunan. Harapan kita, ke depan progres pembangunan, termasuk infrastruktur, dapat semakin berkembang dan manfaatnya kembali dirasakan masyarakat," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Agus Triyadi juga mendorong agar semangat dan tagline perpajakan kembali digaungkan di tengah masyarakat, yakni "Orang Bijak Taat Pajak."
Tagline tersebut, kata dia, bukan sekadar slogan, tetapi menjadi pengingat bahwa masyarakat memiliki peran dalam mendukung pembangunan melalui kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan.
Sementara itu, salah satu Koordinator Lapangan Samsat Keliling, Irmawan, S.IP., mengatakan bahwa dirinya bersama tim akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurut Irmawan, pelayanan Samsat Keliling tidak hanya berorientasi pada proses pembayaran pajak, tetapi juga menjadi sarana untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat membayar pajak kendaraan.
"Saya bersama tim berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami juga selalu memberikan edukasi mengenai manfaat apabila masyarakat membayar pajak, karena kesadaran masyarakat merupakan bagian penting dalam mendukung pembangunan," ungkap Irmawan.
Ia menjelaskan, petugas Samling berupaya memberikan informasi secara langsung kepada masyarakat sehingga wajib pajak dapat memahami proses pelayanan sekaligus mengetahui pentingnya memenuhi kewajiban pajak kendaraan.
Keberadaan pelayanan keliling tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan dekat dengan masyarakat.
Agus Triyadi kembali menambahkan bahwa peningkatan pelayanan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesadaran masyarakat.
Menurutnya, pemerintah melalui jajaran Samsat terus berupaya membuka akses pelayanan seluas mungkin. Namun, keberhasilan program tersebut juga membutuhkan dukungan masyarakat dengan memanfaatkan pelayanan yang telah tersedia serta memenuhi kewajiban perpajakannya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Koordinator Lapangan Samling beserta seluruh tim yang dinilai telah berupaya menjalankan pelayanan di lapangan dan memberikan edukasi kepada masyarakat.
"Apresiasi tentu kami sampaikan kepada seluruh tim Samling yang terus memberikan pelayanan dan edukasi kepada masyarakat. Ini merupakan kerja bersama. Kami ingin pelayanan semakin baik dan masyarakat semakin sadar bahwa membayar pajak adalah bagian dari kontribusi kita untuk daerah," tambah Agus.
Dengan adanya penguatan koordinasi, sosialisasi keringanan pajak, serta optimalisasi Samsat Keliling, UPTD 14 Samsat Liwa berharap masyarakat Lampung Barat semakin mudah memperoleh pelayanan perpajakan.
Di sisi lain, masyarakat juga diharapkan semakin memahami bahwa kepatuhan membayar pajak kendaraan bukan hanya sebatas memenuhi kewajiban administrasi, tetapi merupakan salah satu bentuk partisipasi dalam mendukung keberlangsungan pembangunan dan pelayanan publik di daerah.
Orang Bijak Taat Pajak. Ujar nya mengakhiri
HAMDAN Ketua Umum PWLB Persatuan wartawan lampung barat


