Universitas Muhammadiyah Semarang dan Universitas Kristen Maranatha Bandung Gelar Pengabdian Masyarakat Pemeriksaan Gigi dan Mulut di SMA Muhammadiyah Temanggung

Header Menu


Universitas Muhammadiyah Semarang dan Universitas Kristen Maranatha Bandung Gelar Pengabdian Masyarakat Pemeriksaan Gigi dan Mulut di SMA Muhammadiyah Temanggung

FAKTA INVESTIGASI
Sabtu, 10 Oktober 2026

 



TEMANGGUNG –- Kolaborasi Perguruan Tinggi di Semarang dan Bandung dengan Sekolah Muhammadiyah, libatkan 250 siswa SD dan SMA Muhammadiyah Temanggung untuk menerima pelayanan dan tindakan kesehatan gigi secara gratis. 


Aksi bakti sosial bertajuk "Pemeriksaan Kesehatan Gigi Gratis untuk Temanggung Sehat" ini berlangsung di SMA Muhammadiyah Temanggung dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB pada Jumat 9 Oktober 2026.



Kolaborasi antarkampus, yaitu Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dan Universitas Kristen Maranatha Bandung, tidak hanya pemeriksaan dasar dan tindakan untuk gigi dan mulut secara gratis, para dokter gigi dari UNIMUS beserta mahasiswa S1 dan KOAS dari kedua universitas tersebut, juga memberikan edukasi pola hidup bersih serta bagaimana menjaga gigi tetap sehat. 


Dekan FKG UNIMUS, Dr. drg. Risyandi Anwar, Sp.KGA, menjelaskan bahwa pengabdian masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan ilmu klinis mahasiswa, menurunkan angka masalah gigi anak melalui deteksi dini, serta menumbuhkan empati sosial calon tenaga kesehatan. 



Hadir pula Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha periode 2025–2030, Dr. dr. Julia Windi Gunadi, M.Kes., guna mengawal langsung kolaborasi ini.


Apresiasi tinggi datang dari Ketua PDGI Temanggung, drg. Fuad Fatkhuroji, dan Wakil Majelis Dikdasmen PNF PDM, Kabul Murjoko, serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung dan Kepala Puskesmas terdekat. Mereka menilai sinergi perguruan tinggi dan sekolah ini merupakan wujud nyata pemberdayaan menuju masyarakat sehat. 


Kepala SMA Muhammadiyah Temanggung, Eny Nur Rofi'ah, berharap momentum ini menjadi pemantik motivasi para siswa untuk lebih semangat meraih cita-cita dan melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi yang dicita-citakan.



Acara berlangsung meriah dengan sambutan upacara seremonial yang menampilkan kreativitas siswa. Penampilan paduan suara, tari kreasi Kendhit Sinanggit, creativ dance, hingga alunan musik calung yang membawakan lagu "Jogja Istimewa" berhasil menghibur seluruh peserta baksos.


Dalam sesi edukasi, para mahasiswa membagikan empat kebiasaan mudah untuk menjaga kesehatan gigi anak, yaitu

Sikat gigi dia kali sehari secara rutin setelah sarapan pagi dan sebelum tidur malam dengan pasta gigi ber-fluoride.

Batasi makanan manis, kurangi permen, cokelat, dan soda yang memicu asam perusak lapisan gigi.

Perbanyak meminum air putih akan embantu membersihkan sisa makanan dan merangsang air liur pelawan bakteri, dan jangan lupa melakukan kontrol ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali.


Dr. drg. Risyandi Anwar, Sp.KGA, Dekan Fakultas Kedokteran Gigi UNIMUS mengatakan, tujuan mahasiswa mengadakan Pengabdian Masyarakat diantaranya adalah sebagai implementasi Ilmu Kesehatan, yaitu mengaplikasikan teori medis dan keterampilan klinis yang didapat di bangku kuliah langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.




Selain itu juga untuk meningkatkan Kesadaran masyarakat secara dini, untuk menurunkan angka masalah gigi dan mulut di daerah, khususnya pada anak-anak usia sekolah, melalui deteksi dini.

Pengabdian juga merupakan bentuk kepedulian sosial, menumbuhkan rasa empati dan jiwa sosial mahasiswa sebagai calon tenaga kesehatan agar siap mengabdi di masyarakat setelah lulus nanti.

Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia Kabupaten Temanggung (PDGI) drg. Fuad Fatkhuroji, SE menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan bakti sosial pengabdian masyarakat dari UNIMUS Semarang dan Universitas Kristen Maranatha Bandung di SMA Muhammadiyah Temanggung. 

Harapan nya momentum ini menjadi wahana pembelajaran bagi siswa dan guru serta masyarakat untuk selalu memperhatikan pentingnya menjaga kesehatan gigi. 

 

Penampilan musik Calung dengan lagu jogja istimewa dan lagu Jawa lainnya , penampilan tari topeng ireng dan tari kreasi menjadi perhatian peserta dan mampu menghibur para peserta maupun tamu undangan. 


Wakil Majelis Dikdasmen PNF Pimpinan daerah muhammadiyah Kabul Murjoko menyampaikan ucapan terimakasih atas kegiatan yang langsung menyentuh para siswa berupa edukasi kesehatan gigi dan langsung tindakan terhadap siswa dan guru yang membutuhkan penanganan gigi. 

"Kolaborasi Perguruan tinggi dan sekolah merupakan wujud nyata pemberdayaan kesehatan menuju masyarakat sehat berkemajuan", tandasnya. 

Di sesi istirahat seluruh guru, civitas akademika dan para siswa juga membaur untuk melaksanakan sholat Jum'at di masjid lingkungan SMA Muhammadiyah Temanggung. (Bud/Muz/Tim)