​Perkuat Daya Saing UKM dan Benteng Finansial, Pemkab Sambas Gandeng OJK Berantas Pinjol Ilegal.

Header Menu


​Perkuat Daya Saing UKM dan Benteng Finansial, Pemkab Sambas Gandeng OJK Berantas Pinjol Ilegal.

FAKTA INVESTIGASI
Selasa, 22 September 2026

 



​SAMBAS -- Pemerintah Kabupaten Sambas bergerak cepat memperkuat ketahanan ekonomi lokal dengan menggelar program Literasi dan Edukasi Keuangan bagi Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) Tahun 2026 di Sambas, Senin (21/9/2026). Langkah strategis ini diambil untuk mendorong profesionalisme tata kelola usaha daerah sekaligus memungkas ancaman kejahatan finansial yang kerap mengintai para pelaku usaha.


​Mewakili Bupati Sambas, Wakil Bupati Sambas H. Heroaldi Djuhardi Alwi, S.T., M.T. secara resmi membuka agenda penting tersebut. Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Kepala OJK Provinsi Kalimantan Barat Rochma Hidayati, jajaran pimpinan perbankan, pejabat Pemkab Sambas, serta puluhan pelaku UKM lintas sektor.  


​Dalam pengarahannya, Wabup Heroaldi menegaskan bahwa kelemahan pengelolaan keuangan dan manajemen risiko masih menjadi hambatan utama skala usaha rakyat untuk naik kelas.


​"Kemampuan mengelola keuangan adalah pondasi utama daya saing. Pelaku UKM harus disiplin mulai dari pencatatan arus kas (inflow-outflow), perhitungan HPP (Harga Pokok Penjualan) yang presisi, hingga alokasi laba yang terukur. Tanpa itu, usaha sulit bertahan apalagi berkembang," ujar Heroaldi.

  

​Selain tata kelola internal, Pemkab Sambas dan OJK menyoroti maraknya jeratan penipuan berbasis keuangan yang mengincar modal usaha masyarakat. Heroaldi mewanti-wanti para pelaku UKM agar tidak tergiur dengan kemudahan semu yang ditawarkan penyedia jasa keuangan ilegal.


​"Kami ingatkan seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk selalu waspada terhadap pinjaman online (pinjol) ilegal, investasi bodong, serta modus penipuan keuangan lainnya. Jangan sampai modal yang dikumpulkan habis tergerus oleh skema ilegal yang merugikan," tegasnya.

  

​Melalui kolaborasi lintas instansi dan otoritas keuangan ini, Pemkab Sambas menargetkan terciptanya ekosistem usaha yang sehat, akuntabel, dan ramah perbankan (bankable).


​Diharapkan, peningkatan literasi ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan menjadi momentum bagi produk-produk unggulan lokal Sambas untuk memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat nasional maupun ekspor.


 Fakta Investigasi ID ( Hasbi )