SAMBAS — Sinergi strategis antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat kembali ditegaskan melalui pendekatan kebudayaan dan olahraga di Kabupaten Sambas. Penyelenggaraan Opening Sabing Cup Seri II 2026 yang diinisiasi pada Minggu, 6 September 2026, bukan sekadar agenda turnamen sepak bola biasa, melainkan instrumen perekat sosial untuk memperkuat kohesi antara pemerintah daerah dan akar rumput.
Berdasarkan agenda resmi turnamen, pertandingan eksibisi pembuka mempertemukan elemen-elemen penting daerah dalam dua laga sarat makna kebersamaan:
Sabing All-Star berhadapan dengan DPRD Sambas pada pukul 15.00 WIB sebagai wujud keterlibatan legislatif bersama komunitas lokal.
Aurevo FC menghadapi Pemda FC pada pukul 15.45 WIB guna merepresentasikan kehadiran eksekutif di tengah denyut nadi masyarakat.
Keterlibatan langsung jajaran Pemda dan DPRD Sambas di lapangan hijau menegaskan komitmen membangun komunikasi yang egalitatif dan humanis dengan masyarakat. Melalui semangat persaudaraan dan persatuan yang diusung, ajang ini diharapkan mampu merawat soliditas sosial, meredam sekat-sekat birokrasi, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor demi kemajuan Kabupaten Sambas yang harmonis dan berintegritas.
Pandangan Strategis DPC PWRI Kabupaten Sambas: Edukasi dan Motivasi Nyata untuk Pembangunan Daerah
Menyoroti perhelatan akbar ini, Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Kabupaten Sambas memberikan pandangan mendalam bahwa Sabing Cup Seri II 2026 memuat nilai edukasi sosial serta motivasi yang tinggi dan nyata.
DPC PWRI Sambas menilai bahwa kehadiran para pemangku kebijakan di tengah lapangan hijau memberikan teladan positif (role model) tentang pentingnya meruntuhkan batasan formal birokrasi. Olahraga terbukti ampuh menjadi medium komunikasi publik yang efektif untuk menanamkan kedisiplinan, sportivitas, serta semangat gotong royong yang berakar pada kearifan lokal.
Lebih dari itu, ajang ini dipandang sebagai katalisator motivasi bagi generasi muda dan komunitas lokal di Sambas untuk menyalurkan energi positif melalui kegiatan yang produktif, sehat, dan mempererat persatuan antardesa. DPC PWRI Sambas berharap momentum kolaboratif seperti ini dapat terus dijaga dan direplikasi dalam berbagai sektor pembangunan daerah, sehingga terwujud tatanan masyarakat Sambas yang cerdas, kompetitif, dan berintegritas tinggi.
Fakta Investigasi ID ( Hasbi)

